Game of Thrones S6E10 (The Winds of Winter) Review

Akan jadi apakah episode final ini setelah kedasyatan dan keberhasilan Battle of Bastards (BoB)? Kalau sampai gagal, betawa kecewanya gue. Tapi syukurlah, sutradaranya cerdas. Jika BoB mempertontonkan hiruk-pikuk peperangan, The Winds of Winter (WoW) memperdengarkan alunan piano yang gue pribadi benci. Serasa energi dari BoB hilang di WoW ini. Eh, tapi ternyata sutradara punya maksud. Alunan piano mengiringi kematian massal dan brutal? Shocking!

Meskipun para psikopat itu pantas menerima maut yang menjemput mereka, salah satunya High Sparrow (Jonathan Pryce), namun gue cukup sedih melihat tatapan kosong di wajah tuanya pada saat-saat terakhir hidupnya. Lebih sedih lagi menyaksikan kematian Margaery Tyrell (Natalie Dormer) yang innocent, Mace Tyrell (Roger Ashton-Griffiths) dan Tommen Baratheon (Dean-Charles Chapman) yang masih remaja.

Harapan gue sebelumnya mungkin terjawab di sini. Lahir seorang penjahat baru dan dia seorang wanita. Ya, Cersei Lannister (Lena Headey). Walau sebenarnya dia bukan penjahat baru. Cersei mampu melakukan pembunuhan besar-besaran dengan hanya melihat dari jauh. Gue pikir itu adalah kekuasaan yang bukan main. Betapa bisanya ia mengontrol manusia untuk mewujudkan kehendaknya.

Selanjutnya, Cersei Lannister vs  Daenerys Targaryen (Emilia Clarke)? Haha, bakal jadi duel yang epic. Tapi melihat besarnya pasukan Daenerys, gue rada ragu dengan Cersei. Sanggupkah ia menghadapi tiga naga raksasa milik Daenerys atau dalam hitungan detik pasrah terbakar oleh semburan api? Apakah kemungkinan Cersei akan dibantu oleh Melisandre (Carice van Houten)? Ide-ide random pun muncul dalam kepala. Apa saja bisa terjadi, mengingat Game of Thrones suka memberi kejutan.

WoW juga membongkar latar belakang Jon Snow yang ternyata adalah seorang Targaryen. Betapa senangnya gue. Mencoba balik ke belakang untuk mengingat saat Jon yang malang dibenci oleh ibu tirinya, Catelyn Stark (Michelle Fairley) gara-gara suaminya Eddard Stark (Sean Bean) mengaku selingkuh dengan wanita lain dan memperanakkan Jon. Catelyn telah salah besar membenci Jon.

Gue kagum Eddard menepati janjinya kepada saudara perempuannya, Lyanna Stark (Aisling Franciosi), untuk tutup mulut sampai mati demi hidup Jon. Wow, gue terharu. Ini juga menunjukkan Eddard adalah laki-laki terhormat yang tidak suka main wanita dan tetap setia kepada isterinya.

Gue pengen lihat apakah Jon kebal api seperti Daenerys berhubung dia juga adalah seorang Targaryen. Penasaran.

Biarlah semua pertanyaan ini terjawab di bulan April 2017. Oh betapa lamanya.

Tadinya ada rasa was-was WoW bakal turun grafik, tapi ternyata lebih bagus dari BoB!

Rate: 10/10

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s